Jumat, 11 Maret 2016

Kegiatan Pendataan dan Pemetaan POSDAYA di Desa Wonosalam, Jombang

Salam kritis !!!
Foto dari sebelah kiri : Ndaru, Ulfa, Putri, Hafina,Wafa, Abdillah,Ma'arif, Arial,Pak Tarno, Alvin, Rahma, Lisma, Bila, Syauqi


Kemarin, hari Sabtu dan Minggu tanggal 20 – 21 Februari 2016. 15 orang dari anggota UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA diberi kepercayaan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UNTAG Surabaya  untuk melakukan pendataan dan pemetaan keluarga dengan didampingi oleh pak Tarno salah satu dosen UNTAG SURABAYA dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) yang di bentuk oleh LPPM UNTAG SURABAYA di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Desa Jarak dan Desa Galengdowo.

Masih bingung apa itu POSDAYA? Jadi POSDAYA adalah sarana silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah penguatan fungsi - fungsi keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, terutama agama, kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan lingkungan. agar keluarga tumbuh mandiri di desa atau di lingkungan kediaman masing masing.

foto : salah satu POSDAYA di desa Jarak


Perjalanan kami pun dimulai hari Sabtu pagi pukul 09.30 , kami berangkat dari kampus merah putih menuju Wonosalam yang berjarak 70 Km , mengendarai sepeda motor dan di iringi cuaca cerah dan udara sejuk mennjadikan kami semakin bersemangat untuk melakukan pendataan POSDAYA di Kecamatan yang identik dengan festival duren itu.

Sesampainya dilokasi tujuan kami lantas beristirahat dahulu dan briefing mengenai kondisi POSDAYA di desa Galengdowo dan Desa Jarak. Pendataan dihari pertama dipimpin oleh Kak ndaru di desa Galengdowo kemudian dilanjutkan dihari kedua di desa Jarak yang dipimpin oleh Wafa. Selagi mendata  di sana kita juga tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menikmati segarnya lingkungan yang masih asri  disana dan meneliti kondisi serta kesulitan yang dihadapi pada masayarakat di situ.
foto : ketika briefing sebelum melakukan pendataan ke rumah warga
inilah ekspresi teman teman fordimapelar pada saat berjalan- jalan di desa

Foto : saat melakukan pendataan


Ternyata bukan hanya durian saja yang banyak disana, masih banyak potensi alam lainnya yang dapat kita kembangkan untuk bisa memajukan desa tersebut. seperti, susu sapi yang banyak diproduksi disana, buah salak yang tumbuh melimpah, dan banyak buah lainnya yang tumbuh disana karena memang tanah di sana cukup subur untuk ditanami apa saja, dan tidak lupa juga pesona alam nya yang masih asri dan indah ini yaitu, air terjun tretes dan sungai sungai jernih nya.

pemandangan pagi di Wonosalam
Foto : perjalanan di Wonosalam

Setelah kami melakukan pendataan seluruh keluarga yang ada di 19 POSDAYA dan berjalan jalan, kami lanjutkan dengan pemetaan tingkat kesejahteraan keluarga disana dari keluarga prasejahtera, keluarga sejahtera tahap 1 hingga keluarga sejahtera tahap III plus. Yang kemudian data tersebut kami berikan kepada pihak LPPM UNTAG Surabaya Untuk ditindaklanjutkan sebagai bentuk pemberdayaan desa binaan dan peningkatan akreditasi UNTAG SURABAYA.

foto : ketika teman teman fordimapelar melakukan pemetaan di rumah pak tarno
saya harap dari perjalanan ini kita dapat mengembangkan  desa Wonosalam dengan potensi alam nya tanpa merusak keasrian alamnya.

salam kritis dari teman fordimapelar dan jangan lupa bahagia



Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA PERIODE 2015-2016


 

Rabu, 20 Januari 2016 Unit  Kegiatan Mahasiswa Forum Diskusi Mahasiswa Penalaran  Penelitian Dan Penerbitan Kampus (UKM FORDIMAPELAR) Untag Surabaya Menyelenggarakan Acara  Serah Terima Jabatan Ketua dan Pengurus UKM FORDIMAPELAR Periode 2015-2016 yang  berlangsung di ruang G 302 UNTAG Surabaya dengan tema “UKM FORDIMAPELAR Menuju Era Kepemimpinan Baru Guna Mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi”

Sertijab (Serah Terima Jabatan) ini dihadiri oleh para anggota dan pengurus UKM FORDIMAPELAR, DPO (Dewan Perwakilan Organisasi), serta Alumni.

Rangkaian acara SERTIJAB ini yaitu sambutan Dari bapak Achluddin Ibnu Rochim, S.H., M.Hum,Sambutan demisioner UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA yaitu Rahmah Kusumasari dan Shandy Kumbara, Sambutan Ketua umum baru UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA PERIODE 2015-2016 yaitu Muhammad Wafa Husnu Maab mahasiswa teknik industri semester 4.

Muhammad Wafa Husnu Maab berharap bisa meningkatkan kegiatan diskusi di UKM FORDIMAPELAR dan keillmuan yang ada di UKM FORDIMAPELAR  bisa dipahami secara baik oleh anggotanya. Dan juga anggota UKM FORDIMAPELAR tahun ini bisa terus mengikuti lomba lomba  terutama yang diselenggarakan oleh Dikti      
           
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera dari kepengurusan 2014-2015 pada kepengurusan 2015-2016.
Berikut nama-nama kepengurusan UKM FORDIMAPELAR Tahun 2015-2016 :
Ketua : Muhammad Wafa Husnu Maab
Wakil ketua : A Khusnul Ma’arif
Sekretaris : Hafina Hajjah
Bendahara 1 : Intan Jauharul M
Bendahara 2 : Tantri Dias S
Koordinator Penelitian : Ulfa Arofah dan Danang Kurniawan
Koordinator Penalaran : Rizal Syahputra dan Doaul Husni
Koordinator Penerbitan kampus : Nisrina Akmaliyah dan Winda prameswara
Bidang Kewirausahaan : Amirotun Nabila dan Lismawati
Bidang DPSDM :  Rahmah Kusumasari,Udman Felani .Eko prasetyo, Angga Wahyu
Bidang Kehumasan : Alvin Rozaqi, Putri Latifa, Cindy Laksmita, Deni Septian, Imelda Della
Bidang Kesekretariatan : Abdillah M, Luthfi Wahyu, Maysaro, Nur Maysaroh

 “Dari fordi Saya belajar banyak dan ilmunya alhamdullilah bermanfaat. Seperti ilmu di penerbitan dan lmu berorganisasi bisa saya implementasikan di kegiatan saya diluar aktifitas kuliah. 

Untuk anggota fordimapelar angkatan 2015-2016 saya berharap dapat semakin giat membuat karya tulis ilmiah dan mengikuti lomba” ujar Rahma Kusumasari Demisioner UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA Tahun 2014-2015 saat di tanyakan oleh salah satu tim penerbitan kampus UKM FORDIMAPELAR

Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA TAHUN 2015-2016 yang telah terpilih. Semoga UKM FORDIMAPELAR dapat lebih sukses dan lebih baik kedepannya.

MUSYAWARAH BESAR (MUBES) UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA TAHUN 2016


Masa kepengurusan UKM FORDIMAPEAR 2014-2015 sudah berakhir. Akan ada masa kepengurusan baru untuk periode 2015-2016.
DARI UKM FORDIMAPELAR sendiri telah dibentuk SATGAS (satuan tugas) sebagai tim transisi kepengurusan yang menyeleksi beberapa calon ketua umum UKM FORDIMAPELAR yang kemudian dibawa dalam musyawarah besar (MUBES) .
MUBES UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA 2016 adalah sidang tertinggi dalam UKM FORDIMAPELAR yang di selenggarakan dalam 1 periode kepengurusan untuk mengkaji dan mengesahkan AD-ART (Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga), GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi), PO (peraturan Organisasi), Laporan pertanggungjawaban pengurus UKM FORDIMAPELAR, Penetapan anggota DPO (Dewan Perwakilan Organisasi) UKM FORDIMAPELAR 2015-2016 serta pemilihan ketua umum UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA TAHUN 2015-2016 .
Acara MUBES UKM FORDIMAPELAR ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 15-17 januari 2016 di gedung G 302 UNTAG Surabaya.
Peserta Mubes ini terdiri dari pembina, alumni, DPO (Dewan Perwakilan Organisasi) dan seluruh anggota FORDIMAPELAR. Sesuai kesepakatan bersama MUBES kali ini dipimpin oleh pimpinan sidang tetap A Khusnul Ma’arif, wakil pimpinan sidang tetap Rizal Saputra, dan Sekertaris Deny Septian.
Hari pertama sidang tanggal 15 januari 2016 dimulai dari pukul 09.10 WIB -22.50 WIB  yang dihdiri oleh pembina UKM FORDIMAPELAR Prof. Dr. Arif Darmawan, SU dan wakil rektor 2  bidang kemahasiswaan Dr. Andik Matul­essy,MSi .  Dan Bapak Achluddin Ibnu Rochim, S,H., M. HUM selaku pembina teknis.
Sidang pertama ini menghasilkan penetapan anggota-anggota dari komisi A, komisi B, dan Komisi C. Kemudian dilanjutkan dengan sidang setiap komisi dengan pembahasan setiap komisi.
Pada hari kedua tanggal 16 januari 2016, sidang dimulai dari pukul 09.15 WIB – 23.00 WIB  yang membahas hasil dari sidang setiap komisi.
Pada sidang ketiga tanggal 17 januari 2016 dimulai pada pukul 10.30 dengan pimpinan ketua siding tetap Rizal Saputra dan masih berkutat dengan pembahasan setiap komisi. 
Kira-kira pada pukul 19.30 WIB pembahasan dan penetapan hasil dari komisi selesai dan sidang dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban oleh pengurus dan DPO (Dewan Perwakilan Organisasi).
Kemudian dilanjut dengan pemilihan ketua umum UKM FORDIMAPELAR PERIODE 2015-2016. Sidang ketiga tidak berakhir pukul 23.00 WIB melainkan molor hingga pukul 05.30 WIB.
Banyak polemik yang terjadi dalam setiap anggota untuk penetapan ketum UKM FORDIMAPELAR, hingga terpilihlah Muhammad Wafa Husnu Maab sebagai ketua umum UKM FORDIMAPELAR PERIODE 2015-2016.

3rd Urban Social Forum 2015 (Pembentuk Karakter Kota Masa Depan) Akan Diadakan Di Untag Surabaya

Sudah pernah dengar tentang Urban Sosial Forum? apa Urban Sosial Forum itu? nah disini saya akan menjelaskan sedikit tentang USF.
Urban Social Forum merupakan sebuah inisiatif bersama untuk diskusi dan berbagi pengalaman bagi aktifis perkotaan yang diadakan 1 tahun sekali. Forum ini bersifat sukarela dan terbuka bagi siapa saja yang tertarik pada masalah-masalah perkotaan. 

Penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 273,2 juta jiwa pada tahun 2025. Sekitar 68 persen diantaranya hidup di perkotaan.
Empat provinsi di jawa yaitu Jakarta, Jawa Barat, Banten dan DIY akan mengalami laju urbanisasi hingga 80 persen lebih. (BPS 2013). 

Kenyataan ini akan dibarengi dengan semakin meningkatnya
masalah perkotaan seperti permukiman kumuh, sampah, kemiskinan, polusi, kemacetan dan kriminalitas yang tinggi. Nah pertanyaan nya, siapkah kota-kota di Indonesia menghadapi tantangan tersebut ?
 
“Indonesia Urban Social Forum” mengajak semua pihak yang punya kepedulian terhadap masalah perkotaan bergabung dalam satu forum sosial guna berbagi pengalaman terkait masalah perkotaan dan memberi kesempatan untuk siapapun menyampaikan gagasan, debat ide, mengkreasi solusi alternatif, adu argumentasi, melakukan perencanaan serta merealisasikan aksi nyata. .
Dengan mengangkat tema “Another City is Possible”, forum bersama ini diharapkan menjadi alternatif jalan menuju kota yang lebih baik bagi kita semua.

Gimana? tertarik untuk ikut forum nya gak ? klick  Di Sini Aja !  (pendaftaran gratis loh.)
Untuk pertama kalinya Surabaya menjadi tuan rumah untuk USF ini yang berlokasi di Universitas 17 Agustus 1945. dan suatu kehormatan untuk UKM Fordimapelar yang di beri kesempatan untuk mengisi pertunjukan seni di USF nanti yang akan berkolaborasi juga dengan UKM Musik dan UKM Theater pada tanggal 19 Desember 2015

"Arek-arek Suroboyo sing ndue pemikiran, ide, dan gagasan inovatif, dipersilakan berpartisipasi. : D "
Bakal ada ratusan panelis yang diundang loh. Diperkirakan ada seribu orang pengunjung.
Cakupan isu yang dibahas akan lebih luas dan merata. Dengan demikian, arek-arek Suroboyo yang tak pernah miskin ide, akan lebih bebas berekspresi. Tidak ada sekat untuk berdiskusi membahas pengembangan kota dari segala aspek.

Tagline utama USF adalah “Another City is Possible”. Korelasinya kuat dengan semangat awal serta visi-misi USF. Yakni, memberi ruang kebebasan untuk berbagai ide demi mewujudkan kota yang humanis dan modern. Gagasan baru yang lahir melalui forum ini bakal menjadi solusi alternatif yang representatif.


Kota adalah milik masyarakat
Diakui atau tidak, kota-kota di Indonesia saat ini didominasi oleh kepentingan pasar, kapitalis, elit usaha, pengembang, dan penguasa. Nah, itu jelas tidak sehat dan menghambat perkembangan.
USF mengajak para pemerhati, mahasiswa, akademisi, aktivis dan warga untuk urun rembug memikirkan problem kota. Asal tahu saja, elemen-elemen tadi merupakan aset berharga sebuah peradaban.
Kota adalah milik masyarakat dengan segala latar belakang sosial. Bukan hanya monopoli kaum penggede-penggede sing guayane gak ketulungan. Sumbunge koyok wong sing gak isok mati. Kempas, kempas! *lho, kok dadi koyok bengok’an bakul kempas?

Tahun ini, USF  mengundang  19 panel yang akan dihadiri oleh 118 penggiat kota baik nasional maupun internasional. Mantan wali kota Surabaya Tri Rismaharini, Sandyawan Sumardi , Kebun binatang Surabaya, Bappeko Surabaya, BAPPEDA Palu, Peta Jakarta, Elanto Wijoyono (aktivis Pesepeda), Retno Hastijanti - Untag Surabaya ,Adapun peserta yang hadir di tingkat universitas dalam negeri adalah IPB, ITB, UNS, UNDIP, dan UNTAG Surabaya. Selain itu, panitia juga sudah bersosialsasi ke UNAIR, ITS, dan UGM. “Akan hadir pula penggiat kota dari Brazil, India, Swedia, Singapura, Filipina, USA, dan Korea Selatan,

Pelaksanaan USF menekankan pentingnya strategi kolaborasi dan “Partnership for change”. Kunci kekuatan dalam membentuk karakter kota yang baik di masa datang adalah melangkah bersama dengan berbagai gagasan konstruktif.
Semakin banyak yang peduli, semakin banyak yang bergerak dan melakukan sesuatu perubahan, pasti semakin baik pula efeknya.

Indonesia kaya inovasi
Indonesia memiliki banyak kota yang tak pernah surut inisiatif. Mulai dari gerakan berbasis teknologi untuk perbaikan tata kelola kota, sampai gerakan berbasis komunitas untuk mengurangi dampak polusi dan kerusakan lingkungan.

Ada pula kelompok budaya, alternatif pelestarian warisan pusaka, gerakan advokasi urban poor, dan gerakan politik alternatif. Mereka adalah komponen penting pembentuk kota.
Kedepan, kota tidak lagi menggantungkan diri pada pendekatan konvensional yang top-down dan terpusat pada pemerintah. Sudah saatnya, kota dibangun dengan aksi kolaboratif dan model kepemimpinan yang terbuka serta partisipatif.
Oh iyo, Rek. Jangan hanya karena pembicaranya sangar-sangar, kamu minder untuk datang. Ilingo, arek Suroboyo iku yo pinter-pinter lan berwibawa prejengane. Siapa arek Suroboyo itu? Ya, kamu. Iya…. Kamu….
Jadilah salah satu agen perubahan melalui gagasan sederhana namun aplikatif yang kamu miliki. Masio jik gak nduwe gagasan, yo gak popo. Mari bersama menyerap ilmu dan wawasan di sana.
Mlebue gratis, Rek! Ajaken konco-koncomu ben tambah rame. Tapi daftar dhisik nang kene ae. Dengan demikian, makin banyak gagasan yang berbasis keinginan mengubah kota-kota menjadi lebih nyaman.
Yo nyaman gawe ditinggali, yo nyaman pisan gawe beraktifitas. Aktifitas sing nyidekno aku karo awakmu, iku lho, maksudku…. #tsahh